Informasi Beasiswa Bidikmisi 2015

Informasi Beasiswa Bidikmisi 2015Buat kamu yang ingin melanjutkan sekolah ke jenjang lebih tinggi, namun punya keterbatasan ekonomi, jangan khawatir, soalnya pemerintah sudah menggalakan beasiswa bidikmisi. Buat yang belum tahu bidikmisi, sebelasmeter.com kasih gambaran singkatnya ya..

Apa itu beasiswa bidikmisi?
Beasiswa bidikmisi adalah beasiswa penuh kuliah untuk pelajar yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki prestasi yang baik di sekolahnya. Biaya kuliah ditanggung pemerintah, baik biaya pendidikan maupun biaya hidup, juga biaya kedatangan. Biaya kedatangan maksudnya biaya atau uang untuk mengganti ongkos transportasi saat datang dari kota asal ke tempat kuliah. Beasiswa ini merupakan program pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti)
Kementerian Pendidikan Nasional sejak pada tahun 2010 yang lalu.

Pendaftaran bidikmisi bisa dengan melewati seleksi tentunya. Ada 3 jalur seleksi yang bisa dipilih untuk pendaftar/penerima bidikmisi , di antaranya:
Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);
Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN);
Seleksi mandiri di 1 (satu) PTN

Gimana udah ada gambaran kawan?
Nah, buat yang mau daftar, pendaftaran sudah mulai di buka sejak 15 Januari kemarin hingga 1 September 2015 nanti. Untuk selengkapnya dari situs resmi bidikmisi http://bidikmisi.dikti.go.id sebagai beriut:
Pendaftaran Sekolah    :  15 Januari 2015 - September 2015 lihat di sini
Pendaftaran SNMPTN : 13 Februari – 15 Maret 2015 lihat di sini
Pendaftaran SBMPTN : diperkirakan 12 Mei – 6 Juni 2015
Pendaftaran SPMB      : diperkirakan 10 Mei – 4 Juni 2015

Cara Pendaftaran Bidikmisi
Pendaftaan ada dua cara, yaitu secara online dan offline.
Pendaftaran Online
Tata cara pendaftaran Bidikmisi melalui SNMPTN, UMPN atau Seleksi Mandiri perguruan tinggi secara online adalah sebagai berikut.
1.      Tahapan pendaftaran Bidikmisi
ü  Sekolah mendaftarkan diri sebagai instansi pemberi rekomendasi ke http:// bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/ dengan melampirkan hasil pindaian (scan) untuk mendapatkan nomor Kode Akses Sekolah.
ü  Ditjen dikti memverifikasi pendaftaran dalam kurun waktu 1 x 24 jam pada hari dan jam kerja.
ü  Sekolah merekomendasikan masing-masing siswa melalui http:// bidikmisi.dikti.go.id/sekolah/login menggunakan kombinasi NPSN dan Kode akses yang telah diverifikasi
ü  Sekolah memberikan nomor pendaftaran dan kode akses kepada masing masing siswa yang sudah direkomendasikan
ü  Siswa mendaftar melalui laman http://bidikmisi.dikti.go.id/siswa/login dan menyelesaikan semua tahapan yang diminta didalam sistem pendaftaran.
2.      Siswa yang sudah menyelesaikan pendaftaran Bidikmisi mendaftar seleksi nasional atau mandiri yang telah diperoleh sesuai ketentuan masing-masing pola seleksi melalui alamat berikut.
ü  SNMPTN melalui http:// snmptn.ac.id
ü  SBMPTN melalui http://sbmptn.ac.id.
ü  Seleksi Mandiri PTN sesuai ketentuan masing-masing PTN.
ü  Seleksi Mandiri PTS sesuai ketentuan masing masing PTS

Siswa yang mendaftar melengkapi berkas yang dibawa pada saat pendaftaran ulang seleksi masuk, yaitu:
1. Kartu peserta dan formulir pendaftaran program Bidikmisi yang dicetak dari sistem Bidikmisi;
2. Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3. Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4. Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5. Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
6. Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7. Kartu Pengaman Sosial (KPS/BSM). (jika merupakan penerima BSM)
8. Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
9. Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
10. Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.

Pendaftaran Langsung (Off-line)
1.      Sekolah dan atau calon yang tidak dapat melakukan tahapan pendaftaran Bidikmisi secara on-line untuk Seleksi Mandiri karena keterbatasan akses internet, maka:
ü  Calon mengisi formulir yang disediakan oleh sekolah (formulir dapat diunduh di www.dikti.go.id atau www.bidikmisi.dikti.go.id) dan selanjutnya formulir yang telah diisi beserta berkas persyaratan lainnya disampaikan ke Kepala Sekolah.
ü  Kepala Sekolah mengirimkan formulir rekomendasi, formulir pendaftaran berserta kelengkapan berkas lainnya secara kolektif kepada masing-masing Rektor/Direktur/Ketua PTN yang menyelenggarakan seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri sesuai pilihan calon. Surat pengantar rekomendasi diberi keterangan perihal surat tentang ‘Pendaftaran Bidikmisi 2014’
2.      Berkas yang harus dikirim meliputi:
ü  Berkas yang dilengkapi oleh calon yang akan lulus tahun 2014:
1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh calon yang bersangkutan yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar;
2) Fotokopi Kartu Tanda Siswa (KTS) atau yang sejenis sebagai bukti siswa aktif;
3) Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 5 (lima) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4) Surat keterangan tentang peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
5) Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala Desa/Kepala Dusun/instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
6) Fotokopi Kartu Keluarga;
7) Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB dari orang tua/wali-nya (apabila mempunyai bukti pembayaran).
ü  Berkas yang dilengkapi oleh calon yang lulus tahun 2013:
1) Formulir pendaftaran yang telah diisi oleh calon yang bersangkutan (butir 5.a) yang dilengkapi dengan pasfoto berwarna ukuran 3x4 sebanyak 3 (tiga) lembar;
2) Surat keterangan lulus dari Kepala Sekolah;
3) Fotokopi rapor semester 1 (satu) s.d. 6 (enam) yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
4) Fotokopi ijazah yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;
5) Fotokopi nilai ujian akhir nasional yang dilegalisir oleh Kepala Sekolah;

Selengkapnya, kamu bisa akses di situs resmi bidikmisi http://bidikmisi.dikti.go.id

6) Surat keterangan tentang prestasi/peringkat siswa di kelas dan bukti pendukung prestasi lain di bidang ko-kurikuler dan ekstrakurikuler yang disahkan (legalisasi) oleh Kepala Sekolah;
7) Surat Keterangan Penghasilan Orang tua/wali atau Surat Keterangan Tidak Mampu yang dapat dibuktikan kebenarannya, yang dikeluarkan oleh Kepala desa/Kepala dusun/Instansi tempat orang tua bekerja/tokoh masyarakat;
8) Fotokopi Kartu Keluarga atau Surat Keterangan tentang susunan keluarga;
9) Fotokopi rekening listrik bulan terakhir (apabila tersedia aliran listrik) dan atau bukti pembayaran PBB (apabila mempunyai bukti pembayaran) dari orang tua/wali-nya.


Sekolah harus memastikan PTN yang dipilih calon membuka kesempatan pola seleksi Bidikmisi secara offline. Informasi mengenai pola seleksi Bidikmisi di setiap PTN dapat dilihat dalam media informasi seleksi masuk perguruan tinggi di website masing masing PT.

Komentar