Business Plan Toko Online Kain Kiloan



Contoh Bisnis Plan Toko Online Kain Kiloan
kain kiloan, bisnis kain kiloan, jual kain kiloan, tekstil, textile, tempat beli kain kiloan


I. PENDAHULUAN
1. Latar Belakang
Jual beli merupakan mata pencaharian yang tidak ada matinya dalam ekonomi masyarakat. Secara keseluruhan aktivias bisnis selalu mengandalkan jual beli. Bisnis apapun tidak terlepas dari kegiatan
menjual dan membeli. Bagaimana tidak, setiap orang mengingingkan berbagai macam kebutuhan dengan cara menukarkan produk yang ia miliki dengan mata uang dan kemudian membeli produk yang sesuai kebutuhannya.

Namun, kendala dalam jual beli konvensional biasanya terbatas pada tempat di mana suatu produk berada. Orang akan membeli barang bila memang melihat barang tersebut. Sekalipun, sebuah penjual atau perusahaan dapat menjangkau pasar luas dalam cakupan nasional, biasanya harus mengandalkan biaya iklan televise yang tergolong mahal. Setelah produk diiklankan, barulah konsumen tahu dan tertarik. Sehingga pemasaran pun dapat menjangkau konsumen secara nasional.

Akan tetapi, tidak semua orang memiliki modal usaha yang besar untuk membuat produknya dikenal hingga cakupan luar daerah apalagi cakupan nasional. Oleh karena itu, diperlukan solusi pemasaran yang dapat menjangkau wilayah lebih luas. Cara tersebut adalah dengan membuat toko online.

Toko online merupakan metode penjualan yang sedang trend saat ini. Jual beli online pun sudah mendapatkan tempat tersendiri di masyarakat. Konsumen mulai percaya pada trensaksi model maya tersebut dikarenakan kini jual beli online sudah menjadi budaya baru yang disukai. Berbagai toko online pun bermunculan mulai dari toko online besar hingga toko online milik pribadi. Mulai dari menjual segala barang hingga menjual barang-barang khusus dan limited edition. Kelebihan lain dan merupakan kelebihan yang sangat menonjol dari toko online adalah bahwa penjual tidak harus memiliki barang yang ia jual. Dalam arti kata, barang tersebut dijual di tempat lain, baru setelah ada pesanan, melakukan reseller dengan konsumen di internet.

Melihat kondisi tersebut, saya pun ingin menggunakan trend jual beli tersebut untuk memasarkan produk saya. Tentunya bila mengingat ini adalah toko online baru, produk yang dijual pun merupakan produk yang jarang diperjual belikan di dunia maya, yaitu kain kiloan. Kain kiloan adalah kain siap jahit untuk segala jenis pakaian dan busana yang dijual secara kiloan dengan berbagai jenis kualitas kain. Ide tersebut muncul setelah mengamati banyaknya perusahaan busana maupun kaos sablon yang harus susah payah membeli kain kiloan dari luar kota. Bila barang yang dibeli dalam jumlah besar tentu itu hal biasa, namun bila kain kiloan dalam jumlah kecil, tentu akan memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Nama usaha kain kiloan online saya adalah “On Kilo’s Textile”.

On Kilo’s Textile akan menjual segala jenis kain kiloan dari perusahaan PT. Tekstil Jaya, Bandung. Saya telah mengenal dengan baik pemilik, produk dan harga di perusahaan tersebut, dan kain kiloan di sana tergolong murah dibandingkan dengan toko tekstil lain. Itu karena PT. Tekstil Jaya bandung langsung mengambil kain dari produsen tanpa perantara. Namun, setelah penulis observasi dan wawancara dengan pemilik usaha tekstil tersebut, tidak ada bentuk penjualan secara online. Melihat peluang tersebut, saya berencana menjadi reseller PT. Tekstil Jaya, namun konsep bisnis dilakukan secara online.

Akan tetapi, kendala yang saya miliki adalah keterbatasan modal, yang menjadi penghambat usaha. Sehubungan dengan kendala tersebut, saya bermaksud mengajukan proposal guna terpenuhinya kebutuhan usaha kain kiloan online “On Kilo’s Textile” ini.
2. Tujuan
Tujuan dari proposal ini adalah :
a. Untuk memperkuat pemodalan dalam usaha kain kiloan online.
b. Untuk mengembangkan pemasaran kain kiloan mencakup wilayah yang lebih luas.
c. Membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
d. Untuk menghasilkan pendapatan.
3. Sasaran
Sasarannya adalah pemodalan dapat mewujudkan usaha kain kiloan “On Kilo’s Textile” sehingga usaha menjangkau pasar yang lebih luas.
1. METODE PELAKSANAAN
1. Bisnis
a. Konsep Bisnis
On Kilo’s Textile merupakan toko online kain kiloan dengan metode bisnis online yang akan mempresentasikan produk di sebuah website beralamat www.onkilostextile.com . Kain kiloan dibeli dari PT. Tekstil Jaya Bandung dan toko atau perusahaan tekstil lain yang akan menunjang psanan dan kebutuhan konsumen. Jadi, On Kilo’s Textile sifatnya reseller namun memiliki bisnis sendiri.
b. Metode Transaksi
Adapun metode transaksi yang diterapkan adalah konsumen meberikan pembayaran terlebih dahulu, kemudian barang diantar ke konsumen. Cara pengiriman menggunakan delivery service untuk daerah yang masi terjangkau seperti dalam kota dan sekitarnya. Namun bila di luar daerah tentunya tidak memakai jasa sendiri, melainkan menggunakan layanan perusahaan pengiriman barang seperti JNE, dengan memasang tarif biaya pengiriman kepada pembeli. Tentunya hal tersebut dengan melakukan kesepakatan dulu dengan pembeli, karena ongkos kirim dalam jumlah besar tergolong mahal.
2. Pasar
a. Segmentasi
Segmen pasar yang akan menjadi sasaran On Kilo’s Textile adalah seluruh masyarakat yang membutuhkan kain kiloan di dunia maya. Pada umumnya konsumen kain kiloan adalah perusahaan kaos, kaos sablon, distro, dan perusahaan busana, baik itu perusahaan besar maupun usaha kecil.
b. Rencana Pemasaran
Pemasaran akan dilakukan dengan mengoptimalkan website toko online dengan teknik SEO (search engine optimization) dan ikalan. SEO merupakan teknik terstruktur dalam website untuk membuat website terlacak oleh mesin pencari seperti google, bing, dan sebagainya. Sehingga apabila pelanggan mencari dengan kata kinci yang relevan dengan produk kita, maka website kita akan muncul dalam daftar pencarian. Teknik tersebut memang gratis, namun prosesnya membtuhkan waktu yang lama, apalagi bila ada banyak webite lain yang lebih dulu ada telah menulis atau membuat produk yang sama.
Oleh sebab itu perlu metode yang lebih efektif yaitu dengan memasang iklan di google dan facebook, sehingga produk akan secepatnya ditampilkan dalam daftar pencarian pengguna internet.
3. Pesaing
Pesaing yang menjual produk yang sama memang belum banyak di dunia maya. Sehingga itu menjadi peluang saya untuk mengembangkan usaha kain kiloan ini.
4. Manajemen
Manajemen diperlukan dalam membangun usaha yang terstruktur dan dapat dikelola dengan baik. Oleh karena itu diperlukan struktur manajemen dan tugasnya. Mengingat usaha msih baru, manajemen diformat secara sederhana dan mudah dikelola untuk skala usaha kecil menengah. Struktur manajemen adalah sebagai berikut:
a) Pemilik Usaha, bertugas mengelola, memimpin dan memerikan kesejahteraan bersama anggota usaha.
b) Bagian administrasi, bertanggungjawab mengatur administrasi, keuangan, dan tugas tulis menulis.
c) Pengantar Barang, bertugas mengambil barang dari pabrik serta mengantar pesanan pelanggan.

5. Proyeksi Keuangan
a. Modal Awal
Ringkasan Modal adalah sebagai berikut:
1) Biaya beli webstore dan nama domain Rp. 2.000.000
2) Komputer @Rp.3.000.000 x2 Rp 6.000.000
3) Modem @ 500.000 x2 Rp. 1.800.000
4) Persediaan barang (cth. 5 jenis kain 400kg) Rp 3.000.000
5) Kamera digital untuk foto barang Rp. 4.000.000
6) Pasang saluran telepon Rp. 1.000.000
7) Beli Kendaraan (delivery service) Rp.13.000.000 +
Total Modal Awal Rp. 30.000.000
b. Biaya Operasional
1) Gaji karyawan @ Rp. 1.000.000 x 2 orang Rp. 2.000.000
2) Listrik, internet Rp. 500.000
3) Bensin Rp. 500.000
4) Biaya Iklan/Promosi (online dan offline) Rp 1.000.000
5) Lain-lain Rp. 200.000 +
Total biaya operasional Rp. 4.200.000
c. Biaya Penyusutan
Biaya penyusutan adalah biaya bagi kerusakan dan kemungkinan habisnya barang investasi atau modal, yang dihitung dari biaya pembelian dibagi waktu kemungkinan barang tersebut rusak atau habis. Biaya penyusutan ini dihitung dalam jangka per bulan.
1) Webstore Rp. 2.000.000 : 12 = Rp. 160.000
2) Komputer Rp. 6.000.000 : 36 = Rp. 160.000
3) Kamera digital Rp. 3.000.000 : 36 = Rp. 80.000
4) Saluran Telepon Rp. 1.000.000 : 36 = Rp. 28.000 +
Total Biaya Penyusutan Barang Rp. 428.000
4. Analisis Pendapatan
Perkiraan omzet per hari, diambil dari target penjualan rata-rata 60 kilo kain dengan beda jenis. Jenis kain berkisar pada harga Rp. 50.000/kg hingga Rp. 100.000/kg. Bila terjadi penjualan dalam sehari 10 kilo x Rp. 80.000 = Rp. 800.000. Untuk menyamakan perhitungan dengan biaya modal dan operasional, maka dalam sebulan mendapat omzet @Rp. 800.000 x 28 = Rp. 6.880.000,-
Adapun laba bersih diperoleh dari omzet dikurangi biaya operasional dan biaya penyusutan barang yaitu :
Rp. 6.880.000 – Rp. 4.200.000 – Rp. 428.000 = Rp. 2.040.000,-
Jadi perkiraan laba bersihnya adalah Rp. 2.040.000,-
Adapun untuk mengembalikan modal, perhitungannya adalah investasi awal dibagi laba bersih sebagai berikut :
Rp. 30.000.000 : Rp. 2.040.000= 14,3 bulan.
Jadi, modal dapat kembali dalam waktu 14,3 bulan.
2. PENUTUP
Melihat perkiraan waktu pengembalian modal, memang reatif lama, namun saya lebih cenderung melihat proses usaha. Bila setiap waktu dilakukan peningkatan kinerja dan kreativitas, maka jangka waktu pengembalian modal bisa dipercepat, apalagi system kerja internet itu biasanya jumlah pengunjung bila semakin lama semakin banyak. Artinya pelanggan ada kemungkinan bertambah seiring bertambahnya pengunjung. Usaha juga tidak terbatas pada pemasaran online sehingga memungkinkan penjualan bisa ditingkatkan seiring waktu.
Dari rencana usaha di atas, maka usaha kain kiloan online “On Kilo’s Textile” memiliki prospek bisnis yang bagus dan menjanjikan. Oleh kerena itu mengingat pula kendala pemodalan yang saya hadapi, semoga kiranya hal itu dapat dipertimbangkan.

Komentar