Makalah: Pemikiran Dakwah Aa Gym

Pemikiran Dakwah Aa Gym
A. PENDAHULUAN
Dakwah merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh setiap muslim,yakni proses penyampaian ajaran agama Islam dari seseorang ke orang lain, amarma'ruf nahi munkar, dan dilakukan secara sadar dalam rangka pengembangan agama Islam. Aktifitas dakwah yang maju akan membawa pengaruh ataskemajuan agama dan sebaliknya aktifitas dakwah yang lesu akan berakibat pada kemunduran agama itu sendiri. Adanya timbal balik itu dapat dimengerti ,jikaislam meletakan kewajiban dakwah diatas pundak setiap pemeluknya. Jika dihayati lebih dalam, maka kegiatan setiap muslim ada yang bersifat positif ataupun negatif. Sebuah komunitas muslim yang memperhatikan kedamaian,kerukunan, dan kemajuan dari segi lahir dan batin merupakan bentuk dakwahyang sangat nyata. Demikian sebaliknya tindakan negatif dari umat islam baik individu maupun kolektif merupakan tantangan bagi dakwah.Dakwah pada dasarnya merupakan seruan untuk berbuat baik. 

Dalam konteks keIndonesiaan dakwah bisa diletakan sebagai media yang sangat strategis bagi rekonnstruksi budaya, masyarakat yang pluralistik. Pluralitas budaya yang diibaratkan dua mata pedang ia bisa berfungsi negatif ketika dibiarkan menjadi kekuatan yang eksklusif, destruktif, dan berpotensi konflik. Sebaliknya ia bisa menjadi potensi positif ketika berhasil dikelola secara inklusif. 
Pada titik inilah seharusnya dakwah memerankan dirinya yaitu suatu kekuatan yang mampu mengelola pluralitas menjadi sinergi yang membangkitkan peradaban bangsa yangcarut marut.Kemajemukan atau keragaman sebenarnya adalah rahmat. Tapi tidak semua orang bisa mengambil manfaat dari hal itu. Bahkan tidak jarang keragaman memicu perpecahan. Ada jarak, batas, dan ruang yang menyebabkan antara satu komunitas dengan komunitas lainnya menjadi renggang. Jarak yang disebabkan oleh perbedaan kelas ekonomi, budaya, maupun agama. Jarak ini tidak bisa diretas, kecuali dengan hati (kalbu). Dalam konteks seperti inilah kehadiran K.H.Abdullah Gymnastiar (yang akrab dipanggil Aa Gym) menjadi bagian sejarah yang penting. Melalui "Manajemen Qolbu" yang dibentuknya, dia ingin menebarkan nilai-nilai agung dan universal di dalam Islam kepada seluruhumat. Hanya dengan cara inilah, kemajemukan sebagai rahmat menjadi sebuah keniscayaan sudah sering kita mendengar ceramahnya yang begitu tenang,menyejukan sekaligus memotivasi semangat hidup untuk selalu berhati bersih.

B. Biografi Aa Gym
K.H Abdullah Gymnastiar lahir di Bandung pada tanggal 29 Januari 1962, dari pasanganEngkusKuswara dan Yeti Rohyati, sebuah keluarga yang dikenal religious dan disiplin.
Pendidikan Aa Gymmasa anak-anak, dimulai dari Taman Kanak-Kanak (TK) Sukasara III KPAD Bandung. Abdullah Gymnastiar atau Aa' Gym adalah seorang pendakwah Islam, yang terlahir dengan nama Yan Gymnastiar di bandung, 29 Januari 1962. Selain pendakwah, Aa' Gym juga seorang penyanyi, penulis buku, penerbit, pengusaha, dan pendiri Pondok Pesantren Darut Tauhid. Aa' Gym dikenal sebagai seorang pendakwah yang humoris. Selain itu, dia dikenal sebagai pendakwah yang mengajarkan muslim dalam pengendalian diri, nurani, toleransi, dan keteguhan iman. Dia digemari ibu-ibu rumah tangga berkat ajaran agama yang mudah dicerna dan menyenangkan.

Pendidikan Aa Gym dimulai dari pendidikan dasar di Taman Kanak-Kanak (TK) Sukarasa III KPAD Bandung, kemidian masuk Sekolah Dasar (SD)pada lembaga yang sama. Selanjutnya masuk SMP 12, Setia Budi Bandung. Belajar dan dagang merupakan hal yang tak terpisahkan ketika di bangku SMP. Setiap ada acara di sekolah, ia menjual makanan, minuman, dan buku. SMA-nyadiselesaikan dengan baik di SMA5 Bandung, dengan terus mengasah jiwa kewirausahaanya. Setelah tidak diterima di ITB, Aa Gym kuliah di Universitas Ahmad Yani (UNJANI) pada jurusan tehnik hingga mencapai gelar Sarjana Muda. 

Selain berdakwah, Aa Gym juga mulai merintis Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhid pada tahun 1987 bersama teman-temannya melalui lembaga Keluarga Mahasiswa Islam Wiraswasta (KMIW). Beliau termotivasi oleh keberhasilan gerakan Al-Arqom dari Malaysia yang sukses mengembangkan kemandirian dalam memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari secara Islami. Sukses Aa Gym di bidang dakwah diikuti pula sukses di bidang pendidikan dan bisnis. Daarut Tauhid kini tidak lagi hanya memproduksi stiker dan t-shirt religius,namun sudah berkembang menjadi sebuah perusahaan besar dengan banyak unit usaha. Mulai dari swalayan, warung telekomunikasi, penerbitan buku, tabloid,stasiun radio, kaset, VCD sampai stasiun televisi. Menurut Aa Gym, metode manajemen qalbu yang ditekankan di Pesantren Daarut Tauhid memang diarahkan untuk mencapai keseimbangan lahir dan batin. Perpaduan antara zikir, pikir dan ikhtiar. 

Aa Gym dalam masyarakat berbagai jalan menuntut ilmu telah dilaluinya sehingga ia merasa semua itu belum utama bila ia belum bisa mengajak orang lain untuk memperbaiki diri dan membiasakan diri untuk berbuat kebaikan. Namun dia menyadari bahwa itu semua haruslah dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu. Aa Gym melakukan dakwahnya pertama kali dilingkungan keluarga. Hal ini dilakukan karena ia punya keyakinan bahwa barang siapa yang ingin berdakwah pada masyarakat harus serius membina diri dan keluarganya. Setelah dimulai dari lingkungan keluarga ia melanjutkan dakwahnya di lingkungan sekitarnya. Sasaran dakwahnya ialah jama'ah masjid At-Taqwa yang terletak di depan rumah orang tuanya, kemudia ia mengadakan ceramah pada anak-anak SMA, setelah itu pengajian dilakukan secara intens di rumah orang tuanya, namun lambat laun ia merasa tidak enak karena merepotkan orang tuanya. Kemudian ia memutuskan untuk menempati rumah kontrakan milik pak Sobarna yang berada di lokasi masjid Darut Tauhid yang sekarang. Dakwah terhadap keluarga, lingkungan telah dilaksanakanya, langkah berikutnya ialah pelebaran sasaran dakwah menuju jantung kota Bandung. Di kota Bandung ia berdakwah di masjid-masjid, sekolah, kampus, perusahaan, danternyata itulah langkah awal untuk melebarkan sasaran dakwahnya menuju taraf Nasional. Dengan tujuan dakwahnya Aa Gyn ingin mengembalikan jati diri muslim di Indonesia yang selama ini terkesampingkan untuk menuju Islam yang Rahmatan Lil 'Alamin.

Aa' Gym merupakan sosok yang ulet dalam bekerja. Ketika dia kecil, dia menjual koran hingga berprofesi sebagai supir angkutan umum untuk membiayai sekolahnya di teknik elektro. Pada masa kuliah tersebut pula Aa' Gym mengasah kepiawaiannya dalam public speaking. Kemudian, pada tahun 1980, Aa' Gym mendalami Ilmu Laduni di bawah bimbingan ajengan Junaedi di Garut. Dua tahun kemudian, dia diangkat sebagai Komanden Resimen Mahasiswa di Akademi Teknik Jenderal Achmad Yani. Karirnya sebagai wirausahawan mulai terasah ketika dia bersama teman-temannya mendirikan Keluarga Mahasiswa Islam Wiraswasta (KMIW) untuk memproduksi stiker, kaos, gantungan kunci, dan banyak peralatan tulis dengan slogan relijius. Kemudian, pada tahun 1990, KMIW mendirikan Darut Tauhid di rumah orang tua Aa' Gym, yang kemudian pindah ke Jalan Gegerkalong 38. Pada tahun 1994, Aa' Gym mendirikan Koperasi Pondok Pesantren DT untuk menopang dakwahnya. Satu tahu kemudian, seorang jemaah membeli tanah untuk mendirikan kantor yayasan, rumah pemimpin pondok, taman kanak-kanak, taman pendidikan Al-Quran, ruang produksi konveksi, dan beberapa hal lain.

Untuk menambah pengetahuan agamanya Aa Gym belajar dengan cara nyantri kalong ( santri yang tidak pernahberdiam di pondok), guru pertamanya adalah kiai sepuh KH. Djunaidi dari Garut,kemudian oleh beliau Aa Gym dianjurkan untuk berguru kepasda KH. ChoerAffandy dari Tasikmalaya. Dua kiai sepuh inilah yang nampaknya sangat berpengaruh terhadap pemahaman dan keyakinan keagamaanya. Aa Gym sendiri menyadari hatinya suka beribadah tapi ilmu agamanya masih belum memadai. Suatu ketika Aa Gym mengadu pada sang Kiai "Ya Kiai, saya ini masih sangat banyak kekuranganya."Kemudian sang kiai menjawab" Justru kekurangan itulah pertolongan Allah bagimu, kalau semua diberi mungkin jadi ujub dan takabur."

Dengan kenyataan banyak kekurangan itu Aa Gym menyadari bahwa yang terpenting adalah mensyukuri yang ada dan memperbaiki kekurangan yang ada. Hanya dengan nyantri kalong Aa Gym memiliki banyak kelebihan, ada yang menduga bahwa ia dikaruniai ilmu laduni. Dalam hal ini KH. Choer Affandy mengatakan bahwa Aa Gym mendapat karunia dari Allah berupa tanazzul, yaitu manusia bias mengenal Allah tanpa melauli proses riyadhah tapi langsung dibukakan hati untuk mengenal-Nya. Aa Gym sendiri mengaku sering merasakan keajaiban yang sulit dicari penjelasannya. Setiap hari, dia mampu mengajar banyak orang dengan materi yang mengalir begitu saja. Saat materi tersebut di cek dengan kitab-kitab tafsir, ternyata isinya sama persis. Padahal sebelum mengajar ataupun berceramah ia tidak belajar sebelumya. Berbekal ilmu laduni itu, ia mulai menyebarkan ajaran Islam kepada sesama manusia melalui pengajian dan ceramah--baik secara langsung maupun menggunakan media cetak dan elektronik. Langkah awal dakwahnya dimulai dengan membangun Yayasan Pondok Pesantren Daarut Tauhid. 

Sejak 9 Desember 1999, DT memiliki Radio Ummat. Selain itu, Aa' Gym juga mendirikan CV House and Building, PT MQs, PT Tabloid MQ, Asrama Daarul Muthmainnah 2000, Radio Bening Hati, dan membangun sebuah gedung serbaguna. Diperkirakan, saat itu seluruh aset Aa' Gym bernilai 6 miliar rupiah. Aa' Gym mulai berdakwah di TV Nasional sejak tahun 2000. Pada saat itu, dia mulai mengisi acara rutin dalam program Hikmah Fajar di RCTI. Satu tahun kemudian, di bawah Hikmah Fajar, Aa' Gym memiliki program mandiri bertajuk Manajemen Qolbu. Sehubungan dengan popularitasnya, Aa' Gym mampu mengembangkan usaha penerbitnya hingga sebanyak 15 usaha penerbitan, dan menerbitkan 32 judul buku dan CD dakwahnya. Pada saat itu, Aa' Gym mendapatkan undangan berdakwah sebanyak 1.200 dalam setiap bulannya, dan Aa' Gym dibayar hingga USD 100.000 per jam untuk berdakwah ketika Ramadhan tiba.Cerdik dalam mengelola bisnis, Aa' Gym mengembangkan bisnisnya dan mendirikan penyiaran radio, studio mini, situs web, koperasi supermarket, hingga mendirikan masjid dan pondok pesantren berkapasitas 500 santri, dua panti asuhan, rumah persinggahan, dan menggelar seminar yang tarifnya USD 200 per kepala. Pada tahun 2004, sehubungan dengan Pemilu 2004, Aa' Gym muncul dalam program politik berjudul Ada Aa' Gym diRCTI.

Polemik mulai muncul ketika Aa' Gym tampil dalam iklan layanan masyarakat. Aa' Gym mengajak masyarakat untuk bersabar dalam kenaikan BBM. Namun, masyarakat beranggapan bahwa Aa' Gym setuju dengan kenaikan BBM. Iklan tersebut mendapatkan protes dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan PerhimpunanPelajarIslam(PPI). Polemik kedua yang menurunkan popularitas dan berakibat buruk bagi bisnis Aa' Gym adalah kontroversi atas poligami yang dilakukan oleh Aa' Gym setelah menikahi seorang janda beranak tiga, yang juga merupakan mantan model (2006). Aa' Gym mengaku menikahi istri keduanya sebagai jalan darurat. Namun, publik menganggap pernikahan tersebut bukanlah jalan darurat karena istri kedua Aa' Gym memiliki wajah yang cantik, sehingga tidak terlihatseperti"jalandarurat". 

Setelah itu, boikot dan hujatan lewat sms dan telepon bermunculan. pengajian Aa' Gym mulai sepi dan menyusut hingga sekitar 10 hingga 20 persen. Sejak bulan Mei 2007, Darut Tauhid mulai mengurangi jumlah karyawan karena kunjungan pesantren yang menyusut hingga 70%. Tidak hanya itu, omzet bisnis yang dimiliki Aa' Gym jugamenurun. Pada Desember 2007, Aa' Gym muncul di Kick Andy. Moment tersebut merupakan pertama kalinya Aa' Gym muncul di TV sejak polemik poligami. Dia merasa telah terdzalimi oleh media setelah peristiwa tersebut. Pada show tersebut, Aa' Gym dipertemukan dengan Aa' Jimmy, seorang komedian yang mengisi kekosongan Aa' Gympadasaatitu. Pada Maret 2008, Aa' Gym diberitakan berpisah dengan istri pertamanya, Ninih Muthmainnah. Dua tahun kemudian, Ninih Muthmainnah menggugat cerai Aa' Gym di pengadilan agama. Namun, keduanya rujuk kembali padaawaltahun2012.

C. Strategi Dakwah Aa Gym
Strategi dakwah Aa Gym secara umum yaitu pertama,membangun kekuatan ekonomi, dan kedua membangun kekuatan akhlak jelas disimbolkan oleh konsepnya tentang Manajemen Qolbu, sedang aspek ekonomi ditandai dengan pengembangan sejumlah unit usaha yang tergabung dalam koperasi induk pesantren, mini market, BMT, juga yang lainnya. Ada empat kunci (strategi) kesuksesan dakwah yang selama ini dilakukannya, yaitu: pertama, mampu memberi dan menjadi suri teladan (uswah hasanah) dan membuat komunitas contoh, karena tidak ada perubahan tanpa teladan. Strategi pemberian suri tauladan ini dengan konsep 3M-nya; yaitu pertama, mulai dari diri sendiri.kedua mulai dari yang kecil.ketiga, mulai saat ini. 

Strategi dakwah yang kedua adalah melalui pendidikan supaya menjadi tahu; pelatihan supaya terbiasa; dan pembinaan supaya istiqomah (teguh pendirian). Ini bisa dilakukan melalui media dari radio, televisi, media cetak, dan lainnya. Strategi ini memerlukan kerjasama dari semua pihak untuk bersama-sama memberi acara yang mendidik kepada masyarakat. Strategi ini juga memberi pengertian bahwa kemulian itu bukan karena harta, tahta, pangkat, dan jabatan, tetapi kemuliaan itu akhlak dan keberjahajaan dalam hidup serta ilmu yang bermanfaat. 

Strategi ketiga adalah dengan membangun system kuat (kondusif), misalnya melalui Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) yang mengakomodasi keinginan ini. Salah satu contoh yang dikemukakan adalah fenomena Peraturan Daerah (PERDA) tentang penutupan tempat hiburan selama bulan ramadhan, sebagai sebuah produk dari dialog-dialog intensif dengan dewan. System yang kondusif yang dimaksud Aa Gym adalah peraturan perundang-undangan baik berupa undang-undang maupun peraturan dareah yang dibuat oleh anggota dewan yang memudahkan rakyat semakin dekat dengan Allah. Undang-undang dibuat bukan berdasarkan suka atau tidak suka, tetapi dibuat berdasarkan nilai-nilai keadilan dan nurani yang bersih. 

Strategi keempat adalah membangun kekuatan ruhaniah dimasyarakat. Salah satu fasilitas yang dipakai adalah handphone yang dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah.
“Di DT sudah ada program tahajjud call, satu orang menelpon 10 orang, yang satu nelepon sepuluh lagi, jadi nanti kita berharap seluruh rakyat bandung tahajud semua. Puasa setiap Senin-Kamis, sebulan khatam Al-Quran. Saya yakin tanpa ibadah sulit untuk mewujudkan, karena di antara syariatnya adalah kekuatan ibadah. Jadi kita tidak akan bisa bangkit kecuali oleh bimbingan Allah, tiada yang menolong kecuali Allah. Ya ini hanya sebuah mimpi, semoga mimpi menjadi kenyataan, “tutur Aa Gym.
Upaya lain yang dilakukan oleh Aa Gym untuk meningkatkan ibadah, salah satunya yang terbaru adalah program SMS dan Al-Quran seluler melalui fasilitas handphone. Melalui program ini, jamaah yang menjadi anggota akan selalu mendapatkan kiriman SMS berisi kata-kata hikmah dan diingatkan setiap masuk waktu salat untuk segera melakukan salat. Melalui program seluler, jamaah (anggota) dapat menyimak bacaan Al-Quran secara bersambung setiap tiga bulan khatam 30 juz.

Seiring berkembangnya dakwahnya DT mulai terbentuk sekitar 1988-1989 oleh unit usaha suatu kelompok wiraswasta mahasiswa islam. Setelah itu, dibentuklah pengajian yang bertempat di KPAD – Gegerkalong yang semakin lama pesertanya semakin membkudak meskipun bangunan sedang dalam proses. Peningkatan pengajian dan sarananya diiringi dengan etos kerja islam yang menjadikan ibadah. Ada tiga prinsipnya yakni pertama, memiliki keunggulan zikir,, metodenya ialah dengan memperkuat ibadah. Dapat dilihat melatih peribadahan secara sederhana, yaitu shalat tepat waktu, malam diusahakan tahajjud, dan siang puasa Senin-Kamis; tidak ada yang aneh. Kalaupun ada zikir, mengambilnya dari kitab Al-Ma’tsurat tulisan Iman Hasan Al-Banna. 

Prinsip kedua, meningkatkan mutu berpikir. Berusaha agar kaum muslim ini memiliki kepekaan terhadap lingkungannya karena khairunnas anfa’uhum linnas (hadist), sebaik-baiknya orang, di antaranya ialah yang paling produktif kebaikannya(paling bermanfaat bagi masyarakatnya). Ahli pikir adalah yang mengetahui potensi dirinya dan memanfaatkan potensi tersebut secara optimal sesuai dengan potensinya. Prinsip ketiga, memperhatikan kerja dan amal nyata. Bekerja keras mewujudkan islam dalam diri kita agar orang melihat bukti keagungan islam. Kerja keras adalah Sunnah Rasulullah Saw. 

DT mengajarkan untuk melatih berpikir dalam lima hal. pertama, seorang santri dilatih untuk berpikir keras mengenal diri dan potensinya sehingga ia mampu mengenali kekurangan diri lalu memperbaikinya dan menempatkan dirinya secara optimal. Kedua, ia dilatih mengenal situasi lingkungannya sehingga bisa mendapatkan manfaat lingkungan secara optimal sekaligus memberikan manfaat kepada lingkungannya secara proporsional. Ketiga, ia dilatih bagaaimana membuat perencanaan. Plan your work and work your plan (rencanakan kerjamu dan kerjakan rencanamu). Keempat, melatih mengavaluasi setiap kerja. Evaluasi membantu memperbaiki langkah-langkah yang telah dilakukan. kelima, ciri SDM yang akan dibentuk adalah yang unggul ikhtiar. Kombinasi ibadah yang bagus, strategi tepat, dan ikhtiar yang all out akan menjadikan sebuah karya yang lebih mendekati perfect, sempurna. 

Selain diajari Manajemen Qalbu, para santri DT yang jumlahnya lebih darilima ribu orang itu juga harus mengikuti program Santri Quantum. Program inidirancang khusus untuk meningkatkan dan melipat gandakan kemampuan otak dalam berpikir. Sebagai pelengkap, para santri juga digembleng kemampuanfisiknya, sehingga daya tahan (endurance) mereka dalam aktivitas hidup sehari-hari bisa optimal. "Di sini, seseorang dilatih untuk menjadi dirinya sendiri," ujarAgym dengan mantap. Metode pendidikan ala Aa Gym itu berjalan sukses karenadalam pelaksanaannya dijalankan dengan disiplin yang ketat. Bila ada santri yang salah, Aa Gym tak segan-segan menjatuhkan sanksi. Biasanya, sanksi diberikansesuai dengan kemampuan orangnya, misalnya disuruh push up. Secara umum,metode pendidikan yang menekankan arti penting zikir, pikir, dan ikhtiar itu banyak menarik minat lembaga lain untuk mempelajarinya. Misalnya, ada salah satu kesatuan TNI AD yang mengikuti pendidikan di pesantren itu selama satu bulan. Hasilnya, disiplin mereka tidak kaku seperti robot lagi, tapi berubah menjadi disiplin yang memiliki roh. Bahkan, banyak prajurit yang menjadi rajin mengerjakan salat dan mulai meninggalkan kebiasaan merokok. Juga ada beberapa lembaga dari luar negeri, seperti dari Australia, Jepang, Mesir, dan Singapura, yang pernah melakukan studi banding tentang resep sukses DT. Dan,kini, pengajian atau ceramah Aa Gym tidak lagi hanya diadakan di Bandung dan Jakarta, tapi telah merambah ke kota-kota lain seperti Semarang, Yogyakarta,Batam, dan Padang. Malah, ke luar negeri. 

Selain terus berupaya meningkatkan kualitas para santrinya, Aa Gym yang semasa muda menjadi penggemar musik country itu juga sangat peduli pada kebersihan, keamanan, dan ketenteraman lingkungan sekitarnya. Untuk masalah kebersihan, Aa Gym yang siap melayani umatnya kapan saja itu tak segan-segan memungut kertas permen yang berserakkan di lingkungannya untuk dibuang ke tempat sampah. Dan, ia menugaskan para santrinya untuk membersihkan lingkungan pesantren dari segala macam sampah setiap hari Sabtu. Sedangkan untuk membersihkan Bandung dari perbuatan maksiat dan perjudian, Aa Gym bersama Satuan Santri Siap Guna tidak segan-segan turun langsung ke lapangan guna mengingatkan para penjudi dan pelaku maksiat lainnya.Keberaniannya tersebut ternyata membuatnya sering dimusuhi para bandar judi. Tapi, semua itu tak membuat Aa Gym menyurutkan langkah dalam memerangi maksiat. Sebaliknya upaya Aa gym ternyata berdampak positif. 

Kini, kawasan Pondok Pesantren Daarut Tauhid menjadi kawasan bebas rokok dan wilayah teraman dan terbaik se-Jawa Barat. Agym, bertubuh ramping dengan sorot mata tajam itu terkenal murah senyum. Sejak SMA, naluri bisnisnya telahberkibar. Saat itu, ia pernah berjualan roti, koran, film, dan membuat percetakan. Sebagai orang yang super sibuk, ia menerapkan manajemen keseimbangan. Menurutnya, segalanya harus diukur secara proporsional. Sebab, setiap ketidakseimbangan adalah kezaliman, sedangkan kezaliman dilarang oleh Islam."Sesibuk apa pun, menimang dan bercengkerama dengan anak harus dilakukan,"ujar Aa Gym tenang. Dalam mendidik putra-putrinya, penggemar kegiatan membaca itu selalu menekankan arti penting kejujuran dan keikhlasan. Maksudnya, agar kita menjadi insan bertakwa dan berprestasi. 

Keberadaan DT yang dahulu dikenal sebagai “bengkel akhlak”, memang saat ini tak luntur akibat konsentrasi ke ekonomi. Menangani perubahan akhlak seseorang sebagai kunci utama dalam menjalani kehidupan. Ujungnya, pesantren ini harus menjadi inovator. Aa Gym begitu banyak menerima amanah dari berbagai perusahaan, termasuk Pemda Jabar sendiri. Dalam menerima kerja sama dengan pihak – pihak lain. DT menjadi virtual kehidupan, mencirikan realitas sehari-hari. Pesantren yang menyatu dengan kehidupan masyarakat, tak mau menjadi lembaga ekslusif yang terpisah.

D. Manajemen Qolbu Aa Gym
Manajemen Qalbu terdiri dari dua komponen kata, manajemen dan qalbu(qolb). Manajemen berarti pengaturan yang dilakukan melaui proses berdasarkan urutan fungsi-fungsinya untuk mewujudkan tujuan yang diinginkan. Sementara pengertian Qalbu para ahli berpendapat, sebagian ada yang mengasumsikan sebagai materi organic, sedang sebagian yang lain menyebutnya sebagai materi kognisi atau kemauan yang berdaya emosi. Dalam konteks potensi manusia qalbu bukan hanya sepotang organ tubuh melainkan sebuah elemen atau system nurani manusia. Sementara makna secara bahasa qalbu berasal dari kata bahasa arab yang artinta bolak-balik, dan ini yang menjadi karakteristik dari qalbu itu sendiriyaitu memiliki sifat yang tidak konsisten sehingga membutuhkan pengelolaan tersendiri. 

Sedangkan dalam bukunya Aa Gym menyebutkan juga bahwa Manajemen Qalbu berasal dari kata Manajemen dan Qalbu kata Manajemen secara sederhana berarti pengelolaan atau pentadbiran. Yakni, sekecil apapun potensi yang ada apabila dikelola dengan tepat maka akan dapat tergali, terbaca, tertata danberkembang secara optimal. Adapun Qalbu adalah dari hati nurani atau lubuk hati yang paling dalam, yang merupakan sarana terpenting yang telah dikaruniakan Allah kepada Manusia. Hati adalah tempat bersemayamnya niat, yakni yangmenentukan nilai perbuatan manusia, mulia atau nista yang selanjutnya diprosesoleh akal agar bisa direalisasikan dengan efektif dan efisien oleh jasad kita dalam bentuk amal perbuatan. 

Konsep Manajemen Qalbu ini pertama kali dikembangkan oleh KH.Abdullah Gymnastiar pada tahun 1990, untuk kalangan intern Pesantren DarutTauhid. Kemudian setelah terbukti ada manfaatnya, sejak tahun 1998 mulai dikembangkan di beberapa lembaga luar pesantren. Sebenarnya Manajemen Qalbu bukanlah hal yang baru dalam islam. Konsep ini hanyalah sebuah format dakwah yang bersumber dari Al-Quran dan Hadits. Hanya inti pembahasanya lebih diperdalam pada masalah pengelolaan hati (Qabu). Manajemen Qalbu adalah sebuah konsep syiar Islam yang menawarkan diri untuk mengajak orang memahami hati atau qalbu, diri sendiri, agar mau dan mampu mengendalikan dirisetelah memahami benar siapa dirinya sendiri. 

Orang sering lupa terhadap dirisendiri. Bahkan, orang selalu menyalahkan orang lain jika terjadi sesuatu pada dirinya. Kalau dia sadar, semua yang terjadi dan bakal terjadi bermula dari dirinya sendiri. Jika ingin jadi baik, tentu dia harus berbuat baik. Contoh yang paling konkret adalah diri kita sendiri. Untuk itu, mengenali dan memahami diri sendiri itu menjadi penting. Dengan mengutip hadis Rasulullah SAW, Aa Gym mengatakan, bahwa dalam diri manusia itu terdapat suatu organ. Kalau organ itu baik, baik jugalah seluruh manusia itu. Tetapi, kalau ia busuk, busuk pulalah seluruh manusia itu. Organ itu adalah hati. Menurut Pemimpin Pondok Pesantren Daarut Tauhid,Bandung ini, hati adalah raja. Sehubungan dengan itu, dalam dakwahnya diaselalu menyampaikan arti penting manajemen qalbu (hati). Sebab, bila seseorang memiliki hati yang baik, maka akan baiklah perilakunya, yaitu perilaku yang dipenuhi rasa ikhlas dan jujur. Kejujuran adalah modal dasar untuk membentuk jiwa yang tangguh, penuh dedikasi, dan disiplin dalam menjalankan kerja sehari-hari. Dan, disiplin adalah modal dasar untuk membentuk kader-kader unggul yang selalu haus prestasi. 

Majelis MQ serupa dengan aktivis dakwah pada umumnya, yaitu ada dai, mad’u, materi, metode (teknik), dan media yang digunakan. Contoh Majelis MQ yang dilaksanakan di Masjid istiqlal dan Masjid Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta; dainya Aa Gym, mad’u-nya seluruh jamaah yang ingin ilmu hati (qalbu), materi yang diberikan tidak ada perbedaan dengan ajaran islam, tetapi lebih diperdalam pada materi akhlak (hati) yang terkait dengan masalah sehari-hari, seperti kesalehan terhadap Allah Swt. dan Rasul-Nya, kesalehan kepada sesame dan ajakan penataan hati pahami oleh berbagai level dan tingkatan masyarakat, mengajak tidak menginjak, dan mendidik tidak menghardik, seperti: “Ibu-ibu kan Cuma makan jengkol, kerupuk atau ubi, eh tahu-tahu jadi bayi.
Apakah ibu-ibu yang bikin hidungnya, rambutnya atau ususnya sehingga jadi mahkluk sempurna? “Tanya Aa Gym. Dan yang mendengar menyambutnya dengan tawa panjang.
Kondisi ini disampaikan karena banyak orangtua yang merasa memiliki anak, sehingga selalu membanggakan kecakapan anak-anak kepada para tetangga. Padahal kata Aa Gym, peran orangtua dalam membentuk sang janin menjadi bayi mungil yang cantik atau tampan itu tidak ada. 

Sisi lain dari Majelis MQ adalah dukungan media massa yang ikut mensosialisasikan materi-materi MQ yang disampaikan, seperti SCTV Live dengan tajuk “Indahnya Kebersamaan,” RCTI Off Air, “ Hikmah Bandung Live, setiap pagi hari juga media cetak Tabloid MQ, FASILITAS Al-Quran seluler, internet dan SMS (untuk SCTV). Sedangkan metode (mekanisme penyampaian) dakwahnnya bervariasi; sesi pertama, diisi dengan ceramah yang menghabiskan separo waktu dari acara; sesi kedua, membuka tanya jawab yang dialokasikan sekitar seperempat waktu; dan sesi ketiga, diisi dengan muhasabah, yang juga memakan waktu seperempat dari keseluruhan acara.
E. KESIMPULAN
DAFTAR PUSTAKA
Aziz, Moh Ali. Ilmu Dakwah. 2004. Jakarta: Kencana.
Asmaya, Enung. Aa Gym Dai Sejuk dalam Masyarakat Majemuk. 2003. Jakarta : Hikmah.
Darmawan, Andi dkk. Metodologi Dakwah. 2002. Yogtakarta : Lembaga Study Filsafat Islam.
Gymnastiar, Abdullah. Aa Gym Apa Adanya. 2003. Bandung: MQ Publishing.
--------------------------.2005. Jagalah Hati: MQ For Beginer. Bandung: MQS Publishing.
--------------------------. 2002. Aa Gym Dan Fenomena Darut-Tauhid: Memperbaiki diri lewat Manajemen Qalbu. Bandung: Penerbit Mizan.
Nurdin, Muhammad. Petuah Aa Gym untuk Bangsa yang Gelisah. 2004. Yogyakarta: Prismashophia.
Tim MQ. 2002. Indahnya Hidup Dengan Bening Hati (Edisi Khusus). Bandung: PT MQS
http://profil.merdeka.com/indonesia/a/abdullah-gymnastiar/, diakses 26 Oktober 2013 pkl 9.46 WIB.
http://www.academia.edu/3422833/PERSEPSI_MAHASISWA_FAKULTAS_TARBIYAH_UIN_MALANG_TERHADAP_DAKWAH_MANAJEMEN_QALBU_Aa_Gym, diakses 26 Oktober 2013, pkl 22.45 WIB.

Artikel Terkait

Komentar